WFA Tidak Hambat Pelayanan, Dinas Perikanan Takalar Tetap Maksimal Layani Nelayan
TAKALAR, BARUGAINFO – Penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Takalar tidak mengurangi kualitas pelayanan publik. Hal ini dibuktikan oleh Dinas Perikanan yang tetap berkomitmen memberikan pelayanan prima, khususnya bagi para nelayan.
Pada Rabu (29/4/2026), suasana di kantor Dinas Perikanan Kabupaten Takalar tetap terlihat aktif dan kondusif. Sejumlah pegawai, khususnya dari Bidang Pengelolaan Usaha Perikanan dan Penyelenggaraan TPI (PPP TPI), tetap siaga di tempat untuk melayani berbagai kebutuhan administrasi masyarakat.
Salah satu pegawai, Muhriana, menjelaskan bahwa sebagian besar masyarakat yang datang adalah nelayan yang mengurus administrasi barcode BBM bersubsidi. Dokumen ini merupakan syarat wajib agar mereka dapat memperoleh pasokan bahan bakar jenis solar di SPBU.
“Masyarakat nelayan datang untuk mengurus administrasi barcode BBM bersubsidi, yang digunakan untuk pengambilan solar di SPBU,” ujarnya.
Pernyataan senada disampaikan oleh Fauziah dan Ani. Keduanya menegaskan bahwa meski kebijakan WFA diberlakukan, pelayanan tetap berjalan normal dengan jumlah petugas yang memadai di kantor.
Menurut Fauziah, dalam proses penerbitan rekomendasi BBM bersubsidi, pihaknya melakukan verifikasi data secara ketat untuk memastikan kelayakan penerima.
“Dalam rekomendasi tersebut sudah dilampirkan nama SPBU yang akan digunakan. Masa berlaku rekomendasi ini selama satu bulan, dan kuota pengambilan BBM ditentukan melalui sistem aplikasi saat proses verifikasi,” terangnya.
Salah satu nelayan, Syarifuddin Daeng Nompo, warga Tamalate, Kecamatan Galesong Utara, mengaku sangat terbantu dengan tetap beroperasinya layanan ini. Ia merasa terbantu karena bisa segera melengkapi administrasi meski di tengah penerapan sistem kerja fleksibel tersebut.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kehadiran negara melalui pelayanan publik tetap dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dinas Perikanan Takalar memastikan bahwa kebijakan kerja fleksibel tidak menjadi penghalang dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama bagi nelayan yang sangat bergantung pada akses BBM bersubsidi untuk aktivitas melaut.
Dengan komitmen tersebut, instansi ini terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat serta mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi di daerah pesisir. (P1)